Description
Hanoman , Ketika kita dengar nama ini pikiran kita langsung ingat ke cerita pewayangan “Ramayana” , karena tokoh ini memiliki peran penting dalam cerita tersebut. Bukan tokoh utama sih, ( Rama dan Shinta ) tetapi Hanoman memiliki peran besar membantu Rama membebaskan Dewi Shinta dari tangan Rahwana. Uuhs, dengan ciri pada layaknya kera , Tetapi dia bukan kera biasa, dia memiliki bulu putih . Dengan gagah dan tegap yang menjadi simbol bahwa ia “ Panglima Perang “ yang sangat sakti mandraguna. Yang memimpin ribuan pasukan kera.
Hanoman dalam pewayangan Jawa merupakan putera Bhatara Guru yang menjadi murid dan anak angkat Bhatara Bayu. Hanoman sendiri merupakan tokoh lintas generasi sejak zaman Rama sampai zaman Jayabaya.
Anjani adalah puteri sulung Resi Gotama yang terkena kutukan sehingga berwajah kera. Atas perintah ayahnya, ia pun bertapa telanjang di telaga Madirda. Suatu ketika, Batara Guru dan Batara Narada terbang melintasi angkasa. Saat melihat Anjani, Batara Guru terkesima sampai mengeluarkan air mani. Raja para dewa pewayangan itu pun mengusapnya dengan daun asam (Bahasa Jawa: Sinom) lalu dibuangnya ke telaga. Daun sinom itu jatuh di pangkuan Anjani. Ia pun memungut dan memakannya sehingga mengandung. Ketika tiba saatnya melahirkan, Anjani dibantu para bidadari kiriman Batara Guru. Ia melahirkan seekor bayi kera berbulu putih, sedangkan dirinya sendiri kembali berwajah cantik dan dibawa ke kahyangan sebagai bidadari.
Dalam pertempuran terakhir antara Rama kewalahan menandingi Rahwana yang memiliki Aji Pancasunya, yaitu kemampuan untuk hidup abadi. Setiap kali senjata Rama menewaskan Rahwana, seketika itu pula Rahwana bangkit kembali. Wibisana, adik Rahwana yang memihak Rama segera meminta Hanoman untuk membantu. Hanoman pun mengangkat Gunung Ungrungan untuk ditimpakan di atas mayat Rahwana ketika Rahwana baru saja tewas di tangan Rama untuk kesekian kalinya. Melihat kelancangan Hanoman, Rama pun menghukumnya agar menjaga kuburan Rahwana. Rama yakin kalau Rahwana masih hidup di bawah gencetan gunung tersebut, dan setiap saat bisa melepaskan roh untuk membuat kekacauan di dunia.
Beberapa tahun kemudian setelah Rama meninggal, roh Rahwana meloloskan diri dari Gunung Ungrungan lalu pergi ke Pulau Jawa untuk mencari reinkarnasi Sita, yaitu Subadra adik Kresna. Kresna sendiri adalah reinkarnasi Rama. Hanoman mengejar dan bertemu Bima, adiknya sesama putera angkat Bayu. Hanoman kemudian mengabdi kepada Kresna. Ia juga berhasil menangkap roh Rahwana dan mengurungnya di Gunung Kendalisada. Di gunung itu Hanoman bertindak sebagai pertapa.
Menoleh prolog diatas kisah pewayangan Di panggung Ramayana Ballet Performance kali ini bertemakan “HANOMAN“ . Para pengunjung akan disuguhkan pagelaran pewayangan yang merupakan khas dari Ramayana Ballet Performance yang berada di area komplek “Purawisata yogya”.
Dalam pagelaran ini kita kan menyaksikan berbagai pertunjukan dan keahlian seorang Anoman dalam melakukan serangkaian attraksi dan dikemas secara sederhana tetapi memberikan kesan yang tidak akan terlupakan kepada para pengunjung pagelaran ini. Hmm , patut untuk di tonton.
Sendratari Ramayana sendiri, merupakan Panggung Terbuka Purawisata yang diselenggarakan setiap malam pukul 20.00 – 21.30.Peraih penghargaan Museum Record Indonesia (MURI) – tahun 2001 kategori ‘ Pentas Pertunjukkan Tiada Henti selama 29 tahun’.
Tempat pertunjukannya sangat nyaman dan dapat menampung lebih dari 300 orang. Pengunjung yang datang selain dari turis domestik juga dari dari turis luar negeri. Dengan perpaduan suasana yang nyaman, lokasi yang memiliki nilai historis, dan di padu dengan lokasi lokasi lainnya di purawisata yang tidak kalah menarik, maka pertunjukan ini sangat sayang untuk dilewatkan.
Pemesanan tiket sangat mudah dan murah, selain bisa datang langsung ke lokasi, tiket juga dapat di pesan secara online pada url ini : http://purawisatajogja.com/index.php?option=com_content&view=article&id=116&Itemid=96 ,ada beberapa paket yang kami tawarkan. Pertunjukan ini benar benar memberikan performance experience yang tidak terlupakan "