|
Bagi masyarakat Kota Yogyakarta, Pusat Seni dan Budaya Purawisata, atau yang lebih sering disebut dengan Purawisata, tentulah tidak asing lagi namanya. Bagi sebagian masyarakat, Purawisata dikenal sebagai tempat yang setiap malam menyajikan pertunjukan dangdut. Sementara, bagi sebagian lainnya, Purawisata lebih dikenal sebagai tempat untuk pementasan Sendratari Ramayana. Ya, pusat seni dan hiburan yang terletak sekitar 1 km dari kawasan Malioboro ini, memang menyediakan hiburan yang beragam. Sehingga, seluruh keluarga pun bisa berkunjung dan menikmati beragam hiburan.
Sebagai sebuah tempat wisata, Purawisata sudah cukup dikenal oleh masyarakat luar maupun dalam DI Yogyakarta. Menurut buku Statistik Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2002 yang diterbitkan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata DIY, Purawisata merupakan satu dari sepuluh objek wisata di DIY yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan. Dalam data statistik tersebut, Purawisata menempati urutan ke-7, setelah Pantai Baron dan Pantai Glagah.
Di Pusat Seni dan Budaya Purawisata, terdapat sebuah restoran yang memadukan nuansa etnik Jawa dan Bali sebagai dekorasinya, yang bernama Jimbaran Resto. Restoran ini menyajikan berbagai macam makanan dan minuman, baik dengan cita rasa lokal maupun internasional. Selain itu, di malam hari, terdapat Calipso Cafe Purawisata, yang berada di satu kawasan dengan panggung pertunjukan musik. Dengan kehadiran kafe ini, pengunjung dapat menikmati musik, baik dangdut ataupun tembang lawas, seraya menikmati berbagai minuman maupun makanan yang disediakan.
Purawisata Terbagi atas beberapa fasilitas dan layanan, yaitu
- Pertunjukkan Sendratari ‘Ramayana’
- Gazebo Garden Restaurant
- Waterboom & Fun Fair
- Taman Bintang Outbound
- Calipso Cafe
- Waroeng Djogja
- Sanggar Tari ‘Bunda Pertiwi’
- Paket Pernikahan Gazebo Garden Restaurant
|